Daur Ulang Katoda Baterai Litium-Sulfur Akhir Masa Pakai untuk Penangkapan CO 2

Daur Ulang Katoda Baterai Litium-Sulfur Akhir Masa Pakai untuk Penangkapan CO 2

Abstrak
Penimbunan baterai litium–sulfur (Li–S) yang sudah tidak dipakai lagi mengakibatkan hilangnya material berharga, kontaminasi tanah dari elektrolit berbahaya, dan risiko ledakan yang disebabkan oleh logam litium reaktif. Daur ulang baterai Li–S sangat penting untuk keberlanjutan dan sirkularitas baterai. Namun, daur ulang katoda baterai Li–S menimbulkan tantangan karena penghilangan sulfur itu rumit dan mahal. Studi ini menunjukkan bahwa komposit sulfur-karbon yang didaur ulang dari baterai Li–S yang sudah tidak dipakai lagi dapat digunakan kembali untuk menangkap CO 2 . Secara khusus, siklus pengisian/pengosongan baterai memperluas kisi karbon, menyebabkan pengelupasan untuk memperluas area permukaan yang meningkatkan penyerapan CO 2 . Perlakuan asam memasukkan gugus fungsi oksigen ke dalam komposit sulfur-karbon, yang selanjutnya mendorong penangkapan CO 2 . Temuan ini mengungkap bahwa siklus pengisian/pengosongan baterai meningkatkan efisiensi penyerapan CO 2 dari komposit sulfur-karbon daur ulang, yang menyoroti strategi daur ulang yang hemat biaya dan jalur penggunaan kembali yang menjanjikan untuk baterai berbasis sulfur yang sudah tidak dipakai lagi untuk mencapai dekarbonisasi yang lebih dalam.

You May Also Like

About the Author: fyvver

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *